Latar
Demokrasi Indonesia tengah menghadapi tantangan serius. Ruang sipil menyempit, indeks demokrasi menurun, dan oligarki makin menguat dalam menguasai sumber daya alam yang menjadi hajat hidup masyarakat. Pada level global, dunia juga menghadapi krisis multidimensi: pergeseran geoekonomi, ketegangan geopolitik, dampak perubahan iklim, dan ketimpangan kekayaan yang makin jomplang.
Proses Pembentukan CEA
Pada Februari 2025, 48 organisasi masyarakat sipil (OMS) bertemu di Sentul, Bogor, Jawa Barat dan mendiskusikan kondisi ruang-ruang sipil di Indonesia yang menyempit. Pertemuan itu mengidentifikasi kebutuhan bersama akan platform koordinasi dan konsolidasi gerakan OMS di Indonesia, yang kemudian mengarah ke pembentukan Indonesian Civic Engagement Alliance (CEA).
Rembug Nasional CEA
Mandat pembentukan CEA di Sentul ditindaklanjuti pada pertemuan rembug nasional OMS di Lembang, Jawa Barat, 6–9 Juli 2025. Sebanyak 61 organisasi dari 19 provinsi hadir, merepresentasi sektor pembangunan dan kemanusiaan. Rembug itu menjadi tonggak penting lahirnya CEA sebagai aliansi nasional masyarakat sipil.
