Penggusuran Ndao mengungkap dilema otonomi daerah antara penataan ruang dan perlindungan hak ekonomi warga, menuntut kebijakan yang inklusif dan humanis
Ketika negara mengalokasikan anggaran 44 kali lebih banyak untuk memberi makan daripada untuk berpikir, ada yang salah. Bukan pada perutnya, melainkan kepalanya.
Penulis: Rohana Kuddus (Dimuat di New Left Review, Jan/Feb 2026)
Gambar: Getty Images, Pool
Artikel “Prabowo’s Year One: Trasformismo in Indonesia” yang ditulis oleh Rohana Kuddus dan...
Reformasi birokrasi era desentralisasi masih terbelenggu budaya patrimonial; sistem merit dan digitalisasi mutlak demi pelayanan publik yang berkeadilan.
Di wilayah pesisir Majene, di antara perbukitan dan bentang alam yang menjadi ruang hidup masyarakat Mandar, Wilayah Adat Adolang menyimpan lebih dari sekadar lanskap...
Represi tak lagi datang lewat kekerasan, tetapi hukum. KUHP baru menjadikan kritik berisiko dan demokrasi kehilangan substansi partisipatifnya.
Penulis: Daniel Winarta (Dimuat di Opini LBH...
Yuli kehilangan dua anak karena HIV. Dari stigma, tuduhan kejam, ia menjadi aktivis yang memastikan tak ada ibu lain kehilangan anak karena ketidaktahuan.
Kisah Yuli...
Bencana tak pernah netral. Ia mencerminkan cara negara menghargai sains, keadilan pembangunan, dan menempatkan nyawa di atas kepentingan ekonomi-politik.