Penulis: Rohana Kuddus (Dimuat di New Left Review, Jan/Feb 2026)
Gambar: Getty Images, Pool
Artikel “Prabowo’s Year One: Trasformismo in Indonesia” yang ditulis oleh Rohana Kuddus dan...
Di wilayah pesisir Majene, di antara perbukitan dan bentang alam yang menjadi ruang hidup masyarakat Mandar, Wilayah Adat Adolang menyimpan lebih dari sekadar lanskap...
Represi tak lagi datang lewat kekerasan, tetapi hukum. KUHP baru menjadikan kritik berisiko dan demokrasi kehilangan substansi partisipatifnya.
Penulis: Daniel Winarta (Dimuat di Opini LBH...
Yuli kehilangan dua anak karena HIV. Dari stigma, tuduhan kejam, ia menjadi aktivis yang memastikan tak ada ibu lain kehilangan anak karena ketidaktahuan.
Kisah Yuli...
Bencana tak pernah netral. Ia mencerminkan cara negara menghargai sains, keadilan pembangunan, dan menempatkan nyawa di atas kepentingan ekonomi-politik.
Ilmu pengetahuan pada akhirnya bukan sekadar apa yang tertulis di jurnal. Ia ada dalam percakapan, dalam keraguan, dalam keberanian untuk tidak ikut arus.
Gerakan sosial harus belajar hidup dan berkembang dari dukungan rakyat serta perlunya dekolonisasi guna membongkar belenggu warisan kolonial di Indonesia.
Mereka tak menunggu komando, tak tunduk pada hierarki, dan tak merasa perlu menumpang pada LSM, ormas atau NGO. Apa dan bagaimana selanjutnya gerakan gen Z?