Social Contracting & Swakelola Tipe III

Dokumen Social Contracting & Swakelola Tipe III (Konsil LSM Indonesia, 2022) menyoroti peluang kemitraan pemerintah–OMS melalui mekanisme Swakelola Tipe III sebagai bentuk social contracting untuk memperkuat layanan publik berbasis komunitas. Meskipun data SIRUP 2022–2023 menunjukkan proporsi paket Swakelola Tipe III masih sangat kecil dibanding total swakelola, dokumen ini memetakan peluang kebijakan, komitmen pemerintah, serta tantangan seperti budaya birokrasi, distrust, dan kapasitas OMS. Melalui advokasi di sejumlah kota, telah muncul MoU, komitmen multistakeholder, hingga implementasi awal Swakelola Tipe III, yang menunjukkan bahwa skema ini potensial diperluas sebagai instrumen pendanaan negara yang lebih partisipatif dan kolaboratif bagi OMS.[]

Sosial Contracting & SWAKELOLA Tipe III 2022 (1598 downloads )

Baca Lainnya

Transformasi Energi Tanpa Diskriminasi

Transisi energi di Indonesia harus mengintegrasikan prinsip GEDSI guna menjamin keadilan bagi kelompok rentan dan disabilitas, serta mewujudkan kedaulatan inklusif nasional.

Penggusuran Ndao dan Tantangan Otonomi Daerah

Penggusuran Ndao mengungkap dilema otonomi daerah antara penataan ruang dan perlindungan hak ekonomi warga, menuntut kebijakan yang inklusif dan humanis

MBG dan Matinya Logika

Ketika negara mengalokasikan anggaran 44 kali lebih banyak untuk memberi makan daripada untuk berpikir, ada yang salah. Bukan pada perutnya, melainkan kepalanya.

Rumah Cempaka, Cilandak Jakarta Selatan

Di salah satu sudut tenang Jakarta Selatan yang padat dengan hiruk pikuk mobilitas pekerja dan konsumerisme urbannya yang dinamis, sebuah rumah telah dirancang untuk...