The Whiteness of Power: Racism in Third World Development and Aid

Buku The Whiteness of Power: Racism in Third World Development and Aid karya Paulette Goudge (Lawrence & Wishart, 2003) berargumen bahwa praktik pembangunan dan bantuan internasional Barat sering mereproduksi relasi kekuasaan rasial, di mana “whiteness” diperlakukan sebagai sumber otoritas, pengetahuan, dan legitimasi untuk menentukan agenda bagi Dunia Ketiga. Melalui refleksi pengalaman lapangan dan analisis wacana pembangunan, Goudge menunjukkan bahwa niat baik dan kerja relawan kerap menutupi dampak struktural berupa peminggiran perspektif lokal, pengabaian sejarah kolonial, serta penguatan ketimpangan global, sehingga menuntut pembongkaran asumsi dan privilese rasial yang tertanam dalam industri bantuan.

Baca Lainnya

What the Economist Missed about Indonesia

Merespons kritik The Economist, Febrian menegaskan bahwa Indonesia lebih kompleks daripada sekadar angka ekonomi, logika pasar, atau ukuran demokrasi ala Barat.

The Economist: Indonesia’s President is Jeopardising the Economy and Democracy

Prabowo Subianto menuai kekhawatiran akibat gaya kepemimpinan otoriter dan kebijakan boros yang dinilai mengancam demokrasi serta stabilitas ekonomi.

Laporan Penilaian Situasi Ruang Sipil dan Keterlibatan Publik di Provinsi Gorontalo Tahun 2025

Laporan ini memotret dinamika ruang sipil dan keterlibatan publik di Provinsi Gorontalo melalui refleksi partisipatif organisasi masyarakat sipil lokal.

Transformasi Energi Tanpa Diskriminasi

Transisi energi di Indonesia harus mengintegrasikan prinsip GEDSI guna menjamin keadilan bagi kelompok rentan dan disabilitas, serta mewujudkan kedaulatan inklusif nasional.