The Whiteness of Power: Racism in Third World Development and Aid

Buku The Whiteness of Power: Racism in Third World Development and Aid karya Paulette Goudge (Lawrence & Wishart, 2003) berargumen bahwa praktik pembangunan dan bantuan internasional Barat sering mereproduksi relasi kekuasaan rasial, di mana “whiteness” diperlakukan sebagai sumber otoritas, pengetahuan, dan legitimasi untuk menentukan agenda bagi Dunia Ketiga. Melalui refleksi pengalaman lapangan dan analisis wacana pembangunan, Goudge menunjukkan bahwa niat baik dan kerja relawan kerap menutupi dampak struktural berupa peminggiran perspektif lokal, pengabaian sejarah kolonial, serta penguatan ketimpangan global, sehingga menuntut pembongkaran asumsi dan privilese rasial yang tertanam dalam industri bantuan.

Baca Lainnya

Jika Aku Tidak Boleh Meragukanmu (bag. 4)

Refleksi filosofis atas konflik agraria di Sukajaya yang menguji otoritas kekuasaan dan legalitas hukum melalui metode keraguan radikal René Descartes. (bag. 3).

Jika Aku Tidak Boleh Meragukanmu (bag. 3)

Refleksi filosofis atas konflik agraria di Sukajaya yang menguji otoritas kekuasaan dan legalitas hukum melalui metode keraguan radikal René Descartes. (bag. 3).

Jika Aku Tidak Boleh Meragukanmu (bag. 2)

Refleksi filosofis atas konflik agraria di Sukajaya yang menguji otoritas kekuasaan dan legalitas hukum melalui metode keraguan radikal René Descartes. (bag. 2).

Jika Aku Tidak Boleh Meragukanmu (bag. 1)

Refleksi filosofis atas konflik agraria di Sukajaya yang menguji otoritas kekuasaan dan legalitas hukum melalui metode keraguan radikal René Descartes. (bag. 1).