Garden Mind an Eco-system View of Change and Different Role for the State

Perubahan sosial tidak lahir dari kontrol, melainkan dari relasi, pembelajaran kolektif, dan kemampuan masyarakat beradaptasi.

Sumber: Suee Goss (2020). Garden Mind an Eco-system View of Change and Different Role for the State. Compass

Dalam The Garden Mind, Sue Goss mengkritik cara berpikir modern yang melihat negara, ekonomi, dan masyarakat seperti mesin yang dapat dikendalikan melalui birokrasi, target, dan perencanaan terpusat. Menurutnya, pendekatan ini telah menghasilkan sistem yang rapuh, tidak responsif, dan gagal menghadapi tantangan kompleks seperti ketimpangan sosial, krisis iklim, dan pandemi. Sebagai alternatif, ia menawarkan konsep “garden mind”, yaitu cara pandang yang melihat masyarakat sebagai ekosistem hidup yang terdiri dari hubungan, komunitas, institusi, dan lingkungan yang saling bergantung. Dalam perspektif ini, tugas negara bukan mengendalikan, melainkan menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat berkembang dan beradaptasi.

Goss menegaskan bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan tidak lahir dari kebijakan yang dipaksakan dari atas, melainkan dari ribuan eksperimen lokal, kerja sama komunitas, dan pembelajaran kolektif yang terus berkembang. Negara tetap memiliki peran penting dalam redistribusi sumber daya, perlindungan publik, dan regulasi, tetapi harus bertindak sebagai fasilitator yang mendukung kreativitas warga, organisasi masyarakat sipil, dan pemerintah lokal. Dengan demikian, masa depan yang lebih adil, demokratis, dan berkelanjutan hanya dapat dibangun melalui hubungan antarmanusia, partisipasi, dan kemampuan masyarakat untuk mengorganisasi dirinya sendiri, bukan melalui logika kontrol ala mesin.[]

Garden Mind an Eco-system View of Change and Different Role for the State (3 downloads )

Baca Lainnya

Laporan Indeks Kedermawanan Dunia 2026

Laporan World Giving Index 2026 menunjukkan kedermawanan global tetap kuat, dengan ikatan komunitas dan kepercayaan menjadi faktor utama.

Ombudsman untuk Siapa? Diskusi tentang Pengawasan Pelayanan Publik dan Peran Masyarakat Sipil

Webinar “Ombudsman untuk Siapa?” mengulas peran pengawasan pelayanan publik serta pentingnya kolaborasi Ombudsman dengan masyarakat sipil untuk atasi maladministrasi.

Ketika Kepedulian Hendak Disertifikasi

Wacana sertifikasi aktivis HAM berisiko menjinakkan gerakan moral. Aktivisme adalah panggilan nurani, bukan profesi formal yang perlu legalitas negara.

UU Polri dan Problem Rangkap Jabatan Polri Aktif di Jabatan Sipil

Putusan MK melarang Polri aktif di jabatan sipil tanpa pensiun. Namun, UU Polri baru justru berisiko melanggengkan praktik rangkap jabatan dengan dalih penugasan.