“Prabowo’s Year One: Trasformismo in Indonesia”

Penulis: Rohana Kuddus (Dimuat di New Left Review, Jan/Feb 2026)

Gambar: Getty Images, Pool

Artikel “Prabowo’s Year One: Trasformismo in Indonesia” yang ditulis oleh Rohana Kuddus dan dipublikasikan di New Left Review (No. 157, Jan–Feb 2026) berargumen bahwa pemerintahan Prabowo bukanlah perubahan rezim baru, melainkan kulminasi dari kemunduran Reformasi yang telah berlangsung sejak awal 2000-an. Sejak era Megawati, dilanjutkan SBY dan terutama Jokowi, kekuasaan oligarki dan koalisi elite semakin menguat melalui pelemahan lembaga pengawasan dan integrasi lawan politik ke dalam pemerintahan. Kemenangan Prabowo pada 2024 dipandang sebagai hasil dari proses panjang konsolidasi kekuasaan tersebut.

Dalam tahun pertamanya, Prabowo menjalankan agenda recentralisasi kekuasaan politik dan ekonomi, antara lain melalui perluasan peran militer dalam pemerintahan, konsolidasi BUMN melalui dana kekayaan negara Danantara, serta program populis seperti makan bergizi gratis dan koperasi desa yang juga berfungsi sebagai jaringan patronase politik.

Di tengah melemahnya oposisi dan meningkatnya ketidakpuasan sosial akibat stagnasi ekonomi dan penurunan upah riil, penulis menilai sistem politik Indonesia bergerak menuju pola “trasformismo”, yakni konsolidasi kekuasaan melalui kooptasi elite dan penyerapan oposisi yang membuat erosi Reformasi berlangsung secara bertahap tanpa pembongkaran demokrasi secara terbuka.

Baca Lainnya

APBN 2027 Jangan Mengulang Kesalahan Transfer ke Daerah

Penyusunan APBN 2027 harus mereformasi hubungan fiskal pusat-daerah guna mengatasi ketimpangan kewenangan dan beban pembiayaan yang kian menekan APBD.

Obligasi Daerah, Jalan Keluar Fiskal

Pemangkasan Transfer ke Daerah 2026 menuntut kemandirian fiskal pemda. RUU Obligasi Daerah mendesak disahkan demi kepastian hukum investasi produktif.

Bagian 2: Ketika Republik Terlalu Lama Berjalan di Inferno

Refleksi filosofis atas degradasi moral penegakan hukum akibat korupsi sistemik di Indonesia melalui metafora siklus neraka Inferno karya Dante.

Bagian 1: Ketika Republik Terlalu Lama Berjalan di Inferno 

Refleksi filosofis atas degradasi moral penegakan hukum akibat korupsi sistemik di Indonesia melalui metafora siklus neraka Inferno karya Dante.