“Prabowo’s Year One: Trasformismo in Indonesia”

Penulis: Rohana Kuddus (Dimuat di New Left Review, Jan/Feb 2026)

Gambar: Getty Images, Pool

Artikel “Prabowo’s Year One: Trasformismo in Indonesia” yang ditulis oleh Rohana Kuddus dan dipublikasikan di New Left Review (No. 157, Jan–Feb 2026) berargumen bahwa pemerintahan Prabowo bukanlah perubahan rezim baru, melainkan kulminasi dari kemunduran Reformasi yang telah berlangsung sejak awal 2000-an. Sejak era Megawati, dilanjutkan SBY dan terutama Jokowi, kekuasaan oligarki dan koalisi elite semakin menguat melalui pelemahan lembaga pengawasan dan integrasi lawan politik ke dalam pemerintahan. Kemenangan Prabowo pada 2024 dipandang sebagai hasil dari proses panjang konsolidasi kekuasaan tersebut.

Dalam tahun pertamanya, Prabowo menjalankan agenda recentralisasi kekuasaan politik dan ekonomi, antara lain melalui perluasan peran militer dalam pemerintahan, konsolidasi BUMN melalui dana kekayaan negara Danantara, serta program populis seperti makan bergizi gratis dan koperasi desa yang juga berfungsi sebagai jaringan patronase politik.

Di tengah melemahnya oposisi dan meningkatnya ketidakpuasan sosial akibat stagnasi ekonomi dan penurunan upah riil, penulis menilai sistem politik Indonesia bergerak menuju pola “trasformismo”, yakni konsolidasi kekuasaan melalui kooptasi elite dan penyerapan oposisi yang membuat erosi Reformasi berlangsung secara bertahap tanpa pembongkaran demokrasi secara terbuka.

Baca Lainnya

Menuju Hilirisasi Berkelanjutan atau Degradasi Ekologis?

Hilirisasi nikel PSN di Sulawesi Tenggara hadapi tantangan degradasi ekologis masif, mengancam satwa endemik dan stabilitas hidrologi berkelanjutan

Konsolidasi OMS Pulau Timor: Merajut Daya, Menjaga Ruang Sipil, dan Menguatkan Solidaritas Antar Pulau

Kupang, 13 Maret 2026 — Konsolidasi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Pulau Timor yang melibatkan perwakilan dari Timor, Rote, Sabu, dan Alor dirancang sebagai ruang berbagi...

Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus adalah Teror terhadap Pembela HAM

CEA menyatakan keprihatinan mendalam atas tindakan pidana kekerasan berupa serangan penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie Yunus.

Kabar Duka: Wafatnya Sukri Adiputra dari KKP Sendana

Telah berpulang kawan dan saudara kita, Sukri Adiputra dari KKP (Kerukunan Keluarga Pemuda) Sendana, anggota CEA dari Regio Sulbar.