Prepare Strong Buffers as a Perfect Global Storm is Brewing

Indonesia perlu memperkuat bantalan ekonomi di tengah ancaman “badai sempurna” yang dipicu berbagai risiko global dan domestik.

Sumber: Kahlil Rowter (Dimuat di The Jakarta Post, 28 Mei 2026)

Dalam artikelnya di The Jakarta Post, Kahlil Rowter memperingatkan bahwa Indonesia berisiko menghadapi “badai sempurna” ekonomi akibat kombinasi tekanan global dan domestik, termasuk lonjakan subsidi energi, inflasi, pelemahan rupiah, potensi penurunan peringkat utang, ketidakpastian kebijakan ekspor CPO, serta kenaikan suku bunga global. Menurutnya, akumulasi risiko tersebut dapat melemahkan kepercayaan investor dan konsumen, menekan investasi dan konsumsi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kerentanan sektor keuangan. Untuk menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan, pemerintah dinilai perlu memperkuat bantalan ekonomi melalui disiplin fiskal, pengelolaan risiko yang prudent, dan kepastian kebijakan ekonomi.

Baca Lainnya

UU Polri dan Problem Rangkap Jabatan Polri Aktif di Jabatan Sipil

Putusan MK melarang Polri aktif di jabatan sipil tanpa pensiun. Namun, UU Polri baru justru berisiko melanggengkan praktik rangkap jabatan dengan dalih penugasan.

Why the INGO System Remains Stuck and How We Shift It

Meski lokalisasi semakin populer, sistem bantuan global dinilai masih mempertahankan ketimpangan kuasa yang menghambat perubahan.

Ruling Indonesia: Jokowi’s Presidency in an Age of Democratic Crisis and Great Power Competition

Warisan Jokowi digambarkan sebagai paradoks: Indonesia tumbuh lebih kuat secara ekonomi, tetapi mengalami kemunduran demokrasi.

Catatan Penilaian Situasi Ruang Sipil dan Keterlibatan Publik di Provinsi Sulbar Tahun 2025

Konsolidasi masyarakat sipil Sulbar menyoroti kebutuhan memperkuat konektivitas, pengetahuan bersama, dan agenda advokasi kolektif.