Warisan Jokowi digambarkan sebagai paradoks: Indonesia tumbuh lebih kuat secara ekonomi, tetapi mengalami kemunduran demokrasi.
Ruling Indonesia: Jokowi’s Presidency in an Age of Democratic Crisis and Great Power Competition adalah buku karya ilmuwan politik Indonesia terkemuka, Marcus Mietzner, yang diterbitkan oleh University of Michigan Press pada tahun 2026. Berdasarkan serangkaian wawancara langsung dengan Presiden Joko Widodo, anggota kabinet, akademisi, aktivis, dan berbagai sumber pendukung lainnya, buku ini menelaah satu dekade pemerintahan Jokowi (2014–2024) dalam konteks krisis demokrasi global dan rivalitas Amerika Serikat–Tiongkok. Mietzner berargumen bahwa Jokowi adalah pemimpin developmentalist yang secara konsisten menempatkan pembangunan ekonomi, investasi, dan infrastruktur sebagai prioritas utama negara, sehingga hampir seluruh aspek pemerintahan—mulai dari pengelolaan koalisi politik, kebijakan luar negeri, penanganan pandemi COVID-19, hingga proses suksesi kekuasaan—diarahkan untuk menopang agenda tersebut. Menurut buku ini, Jokowi berhasil meninggalkan Indonesia yang lebih kuat secara ekonomi, lebih terhubung melalui pembangunan infrastruktur, dan lebih percaya diri dalam persaingan global, tetapi pada saat yang sama turut berkontribusi pada kemunduran kualitas demokrasi melalui pelemahan oposisi, erosi institusi pengawasan, meningkatnya konsentrasi kekuasaan, dan menguatnya politik dinasti. Dengan demikian, warisan Jokowi digambarkan sebagai paradoks: keberhasilan pembangunan yang berjalan beriringan dengan penyusutan kualitas demokrasi substantif.
Ruling Indonesia: Jokowi’s Presidency in an Age of Democratic Crisis and Great Power Competition (13 downloads )