Panduan penilaian mandiri berbasis refleksi untuk memahami ruang sipil, memperkuat kolaborasi, dan mendorong perubahan berkelanjutan.
Civic Engagement Alliance (CEA) Indonesia meluncurkan Instrumen CIVICA, sebuah panduan penilaian mandiri dan reflektif yang dirancang untuk membantu organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan jejaring warga memahami dinamika ruang gerak masyarakat sipil serta efektivitas keterlibatan publik di tingkat lokal. Instrumen ini dikembangkan sebagai ruang pembelajaran kolektif yang mendorong refleksi, penguatan kapasitas, dan penyusunan strategi perubahan yang kontekstual.
Berbeda dengan berbagai indeks ruang sipil yang berfokus pada tingkat nasional, CIVICA menempatkan pengalaman, pengetahuan, dan konteks lokal sebagai titik tolak utama. Melalui pendekatan partisipatif dan reflektif, hasil penilaian tidak dimaksudkan untuk membandingkan antarwilayah, melainkan menjadi dasar pembelajaran, penguatan kolaborasi, dan pengembangan strategi bersama dalam memperkuat masyarakat sipil.
Panduan ini mengorganisasikan proses refleksi ke dalam tujuh dimensi utama, yaitu: Pengorganisasian Komunitas, Peningkatan Kapasitas Masyarakat Sipil, Konektivitas Masyarakat Sipil, Mobilisasi Sumber Daya, Regulasi Pendukung, Konsolidasi dan Narasi Advokasi, serta Demokrasi Ekonomi. Ketujuh dimensi tersebut membantu memotret kondisi ruang sipil sekaligus mengidentifikasi peluang untuk memperkuat kolaborasi, advokasi kebijakan, dan keberlanjutan gerakan masyarakat sipil.
Dikembangkan menggunakan pendekatan Participatory Systemic Inquiry (PSI) dan metode campuran (mixed-method), CIVICA memadukan refleksi partisipatif, analisis sistem, dokumentasi cerita perubahan (story of change), serta visualisasi data. Dengan demikian, instrumen ini tidak hanya menghasilkan data, tetapi juga mendorong dialog, pembelajaran lintas wilayah, dan perencanaan aksi kolektif yang berkelanjutan.[]
Instrumen CIVICA: Panduan Penilaian Mandiri dan Reflektif Ruang Gerak Masyarakat Sipil dan Efektivitas Keterlibatan Publik (3 downloads )